Masyarakat Lampung yang beragam dalam keseharian menggunakan berbagai bahasa, antara lain, bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Bali, bahasa Minang, dan bahasa Lampung.
Berdasarkan peta bahasa, bahasa Lampung memiliki dua dialek:
Pertama, dialek A (api), yang dipakai oleh orang Sekala Brak, Melinting Maringgai, Darah Putih Rajabasa, Balau Teluk Betung, Semaka Kota Agung, Pesisir Krui, Ranau, Komering, dan Daya (beradat saibatin), Way Kanan, Sungkai, dan Pubian (beradat pepadun).
Kedua, dialek O (nyow), yang dipakai oleh orang Abung dan Tulang Bawang (beradat pepadun).
Sedangkan menurut Dr. Van Royen, bahasa Lampung terbagi dalam dua dialek, yaitu dialek Belalau (dialek api) dan dialek Abung (dialek nyow).
Sumber:
Sujadi, Firman. 2012. Lampung: Sai Bumi Ruwai Jurai. Penerbit Cita Insan Madani: Jakarta
No comments:
Post a Comment